Kontrakan Community

For Humanity and Peace

Arsip untukbinis

Biar Belakangan Yang Penting Menang

Salah satu yang seringkali dijadikan alasan oleh mereka yang ingin masuk ke dalam bisnis internet, khususnya yang berhubungan dengan membuat situs, untuk tidak segera take action adalah tidak punya ide. Kebanyakan dari kita berpikir bahwa untuk bisa sukses diperlukan sebuah ide yang fresh dan belum ada duanya. Dengan semakin bervariasinya situs-situs web di internet, apalagi semenjak era web 2.0, bukan perkara mudah untuk menciptakan ide brilian dan 100% orisinil. Jangankan yang ada di luar negeri, lihat saja, bagaimana kerennya situs-situs web 2.0 lokal yang sudah ada saat ini. CariMuka adalah salah satu favorit saya.

Jangan Takut Copy-Paste!

Ya, saya menghalalkan kopas. Loh bukannya dulu bilangnya gak boleh kopas? Iya, memang, tapi kopas yang saya maksud di sini bukan sembarang kopas, melainkan kopi-paste ide dasar sebuah situs.

Setelah kita memahami konsep dasar sebuah situs atau blog yang ingin kita tiru, kita lanjutkan analisa kita terhadap kelebihan dan kekurangan situs tersebut. Gunakan data-data yang kita peroleh sebagai bahan untuk mengembangkan situs kita sendiri. Untuk lebih jelasnya, baca artikel The Customers Pirate.

Situs tentang spesifikasi HP misalnya. Jika rata-rata situs hanya memajang spesifikasi dan gambar dari HP yang bersangkutan, kenapa kita tidak membuat sebuah situs yang berisi keduanya, ditambah dengan video dan kumpulan review dari situs-situs lain. Saya yakin hasilnya cukup prospek.

Jangan Takut Salah!

Situs pertama kita mungkin saja gagal. Padahal ia menghabiskan biaya jutaan rupiah dan waktu pembuatan yang lumayan lama. Tapi dari kegagalan tersebut, kita bisa belajar dan mendapatkan banyak informasi berharga untuk mengembangkan situs kita. Contoh kasusnya banyak, sampai saya sendiri bingung mau menulis yang mana.

Tapi salah satu cerita favorit saya adalah tentang seorang wanita yang sedang menjajakan parfum buatannya. Dari hari ke hari, dan dari toko ke toko, ia menawarkan parfumnya, namun tidak ada seorangpun yang berminat untuk mencoba. Entah di hari ke-berapa, setelah lagi-lagi mengalami penolakan, ia nekat. Di depan sang pemilik toko yang baru saja mengatakan “Tidak”, ia banting botol parfumnya ke lantai hingga pecah. Cairan parfum pun tumpah dan bau harum dari parfum tersebut langsung menyeruak ke hidung sang pemilik toko. Dengan antusias, ia pun langsung mengajak wanita tersebut untuk bekerja sama dengannya. Sekarang wanita ini sudah menjadi salah satu ikon di dunia fashion dan kecantikan wanita.

Siapa dia? Coba tebak sendiri ya :)

Yang jelas, wanita tersebut belum tentu akan sesukses sekarang apabila ia tidak berani mengambil keputusan. Apa jadinya kalau untuk kesekian kali ia menerima begitu saja penolakan dari orang lain dan takut disalahkan apabila berbuat nekat?

Ingat-ingat saja, segagal-gagalnya kita, kita tetap punya harga diri sebagai manusia kok.

Jangan Takut Berevolusi!

Ini pepatah klasik. Menjadi yang terbaik itu mudah, tetap menjadi yang terbaik itu susah. Artinya, setelah kita berhasil menjadi yang terbaik, kita juga harus mempertahankan kondisi tersebut. Kalau perlu, kita belajar dari para pesaing kita, dan sekali lagi, membajak keunggulan-keunggulan yang mereka punya.

Merubah aturan main agar sesuai dengan tren saat ini pun tidak ada salahnya. Situs tentang e-book misalnya. Pada awalnya, kontennya adalah gado-gado alias segala macam e-book. Namun apabila melihat banyak pengguna internet yang mencari e-book tutorial pemrograman, sebuah keputusan yang bijak apabila kemudian kita memfokuskan updet ke e-book jenis tersebut. Jika suatu saat nanti orang tidak hanya mencari e-book melainkan juga audiobook, lagi-lagi sebuah keputusan yang bijak apabila situs e-book tersebut kita kembangkan dengan menyediakan pula audiobook.

Jika Anda sudah pernah membaca buku “Survival Is Not Enough” karangan Seth Godin, tentunya Anda sudah paham betul bahwa berubah saja tidak cukup, yang dibutuhkan sebenarnya adalah evolusi.


Pada akhirnya, sah-sah saja jika kita ingin menjadi yang pertama. Tapi tetap fokuskan tindakan kita untuk menjadi yang terbaik, atau menurut buku-buku pemasaran, jadilah penguasa pasar.

Sekedar ilustrasi, coba baca kisah “Spiderman Nyalon” di DongengMotivasi (kabarnya kisah ini sudah memotivasi Ngkong untuk kursus potong rambut di sebuah sekolah salon ternama). Peter Parker a.k.a Spiderman sudah membuktikan, bahwa meskipun jadi yang pertama, mereka sempat gagal menguasai pasar karena ada Bruce Wayne alias Batman yang memberikan lebih baik. Namun berkat kejeliannya, Peter berhasil kembali menjadi yang terbaik dengan memanfaatkan kesalahan Bruce.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

from www.cosaaranda.com